5 Tahap proses pertumbuhan bisnis

5 Tahap proses pertumbuhan bisnis

5 Tahap proses pertumbuhan bisnis

 

5 Tahap proses pertumbuhan bisnis

5 Tahap proses pertumbuhan bisnis

1. Tahap Motivating

Tahapan ini adalah saat keinginan dan gairah untuk menjadi wirausaha telah membuncah, sangat bersemangat dan antusias dalam hal yang berkaitan dengan bisnis, tetapi belum MEMULAI suatu  bisnispun. Pada tahap ini (calon) pebisnis sangat suka untuk mengikuti seminar dan training yang berkaitan dengan motivasi bisnis, pikirannya mulai membentuk berbagai macam kemungkinan rencana bisnis. Mereka ini biasanya karyawan, mahasiswa, ibu rumah tangga, atau orang umum yang memiliki niatan kuat untuk berwirausaha namun masih terbelenggu oleh faktor internal dirinya maupun faktor eksternal.
Berani Memiliki Impian
Bagi Anda yang merasa pada tahapan ini, yang Anda perlukan adalah keberanian untuk memiliki impian, dan mengubah impian tersebut menjadi energi kinetik, agar Anda dapat segera berani memulainya. Buatlah Impian besar dan TULISKAN dalam alternatif impian-impian kecil dalam perencanaan. Fokuskan energi dan amunisi Anda untuk membuat sebuah rencana bisnis yang paling feaseable (layak dijalankan) dan sinkron dengan Impian Anda.
Hati-hati, pada tahap ini banyak orang terjebak dalam pusaran motivasi dari luar ke dalam tanpa proses internalisasi dari dalam ke luar.

2. Tahap Starting

Dibutuhkan keberanian untuk melakukan langkah besar dengan MULAI sebuah bisnis. Ini adalah tahap saat Anda akhirnya benar-benar memulai usaha. Bisnis dimulai ketika satu atau semua dari 4 aspek bisnis ini sudah mulai dijalankan, yaitu aspek produksi, pemasaran, SDM, dan inovasi. Dengan kata lain, saat investasi sudah Anda keluarkan, saat itulah bisnis Anda mulai.
Berani Memulai
Bagi Anda yang berada pada tahapan ini, fokuslah untuk melakukan pengkonsolidasian 4 Pilar Bisnis, yaitu : produk, market, orang, dan uang diatas pondasi konsolidasi visi.

3. Tahap Stabilizing

Jika pondasi dan pilar bisnis sudah kuat terkonsolidasi, saatnya Anda membangun BISNIS BERSISTEM.
Sistem Bisnis adalah cara dan kebiasaan mengelola bisnis terbaik yang didokumentasikan secara tertulis, sehingga hasil maupun proses bisnis dapat distandarkan. Ada 3 komponen utama dalam Bisnis Bersistem, yaitu Atomic Business System, The Competence People, dan The Virtual Leadership.
Berani Untuk Presisten
Pada tahap ini Anda akan berada pada banyak sekali godaan dan pilihan yang akan menjadi ujian konsistensi dan fokus Anda, karena itulah seorang owner harus dapat mengendalikan “greedy” yang seringkali bias dengan kreativitas.

4. Tahap Spreading

Pada tahapan inilah bisnis harus didorong secara cepat untuk bertumbuh secara berlipat ganda dengan banyak cara, antara lain duplikasi pasar, duplikasi produk, diversifikasi pasar atau produk, pembukaan cabang, franchise, dan sebagainya.
Berani Menjadi Besar
Tidak sedikit pada fase ini, seorang pebisnis justru merasa khawatir dan ragu-ragu saat menyadari bahwa dirinya berada dalam kendaraan bisnis yang akan segera bertumbuh besar. Jika keberanian untuk menjadi besar tidak dimilikinya, maka ritme pertumbuhan bisnisnya tidak akan sinkron dengan lingkungan bisnisnya.

5. Tahap Freedom

Inilah waktunya ada memiliki kebebasan untuk menikmati dan memanfaatkan bisnis yang telah Anda bangun dan tumbuhkan. Anda freedom untuk pensiun dan menikmati hidup, freedom utk menjual bisnis Anda, freedom pula untuk tetap bekerja dalam dentum aktivitas bisnis Anda.
Berani Menyelesaikan yang Sudah Dimulai
Pada tahap ini  bisnis akan tetap berjalan dan bertumbuh. Avertebrata Karena berbasis sistem, bisnis akan secara otomatis melakukan perbaikan-perbaikan yang berkelanjutan mengikuti dinamika eksternal dan internal.