ANALISIS PERSOALAN AKUNTANSI BARAT

ANALISIS PERSOALAN AKUNTANSI BARAT

ANALISIS PERSOALAN AKUNTANSI BARAT

ANALISIS PERSOALAN AKUNTANSI BARAT
ANALISIS PERSOALAN AKUNTANSI BARAT

Keberadaan akuntansi barat atau konvensional yang selama ini berkembang, telah mengakar dalam arah pemikiran dan praktik dunia bisnis di seluruh dunia. Adapun tujuan yang hendak dicapai dalam permasalahn ini adalah menganalisis dan mengoreksi persoalan-persoalan yang ada dalam akuntansi barat.

Akuntansi Sebagai Teknologi Universal

Sebagaian besar orang berpendapat bahwa (1) akuntansi hanyalah sebuah alat yang bebas nilai (value-free), dan oleh karenanya (2) akuntansi (konvensional) adalah suatu yang dapt diterima dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, dalam perspektif agama islam sekalipun.

Kebanyakan kita menerima begitu saja anggapan bahwa akuntansi adalah teknologi universal, tetapi akuntansi tidak semat teknologi. Dengan kata lain, dalam menatap perkembangan akuntansi, tidak banyak yang tidak sepakat bahwa akuntansi sangat dipengaruhi oleh alam dan lingkungan tempat akuntansi itu dikembangkan (Mathews & Perera, 1996; FASB, 1985).

Berdasarkan pendapat diatas menunjukan bahwa akuntansi bukanlah sebuah teknologi atau teknik yang sederhana yang netral terhadap perkembangan, namun ia adalah teknologi universal yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan proses perubahanyang terjadi dalam lingkungannya, baik sosial, ekonomi, dan sebagainya.

Aliran-Aliran Akuntansi Barat

Sesuai dengan perkembangan sejarahnya, akuntansi lahir dan berkembang mengikuti sistem yang dianut suatu bangsa. Sementara littelton menganggap akuntansi sebagai ilmu pengetahuan ilmiah (Scinece).

Aliran akuntansi konvensional menurut perkembangannya dapat ditelusuri dari empat aliran akuntansi, yaitu: “Aliran Akuntansi Inggris; Aliran Ekonomi Politik dari Akuntansi; Teori Akuntansi Alternatif Hopwood; dan Akuntansi Sosial.” (Harahap, 1997: 261-264).

Aliran Akuntansi Inggris

Aliran akuntansi Inggris lahir pada sekitar tahun 1970-an. Aliran ini menyoroti bahwastudi akuntansi saat ini dipengaruhi oleh model ekonomi neo-klasik Amerika. Lebih lanjut Takatera menyatakan bahwa dengan adanya kritik terhadap keberadaan akuntansi yang harus peran sosial, maka hal ini penting yang harus diperhatikan adalah pengungkapan informasi akuntansi yang dibutuhkan oleh pihak-pihak yang berkepentingan dalam pengambilan keputusan. Sehingga saran ini menyebabkan timbulnya ketergantungan pada hipotesis yang menyatakan bahwa kurangnya informasi akuntansi dikalangan kelompok yang berkepentingan di luar perusahaan akan mengganggu mereka dalam pengambilan keputusan yang rasional. Teori ini disebut dengan teori akuntansi yang didominasi oleh konsumen (consumer dominated).

Perkembangan selanjutnya setelah adanya teori Consumer Dominated, maka muncul pula teori tentang Producer Dominated. Producer Dominated adalah teori yang didasarkan pada pengungkapan informasi akuntansi yang didasarkan pada informasi yang didominasi oleh penyaji laporan sehingga perluasan pengungkapan mungkin akan memperluas penguasaan manajemen dalam mengarahkan pihak lain yang berkepentingan.

Baca Juga