jaketkulitgarut.co.id

Situs jaketkulitgarut.co.id yang membagikan informasi dunia teknologi informasi dan komunikasi , dan beberapa tips menarik.

Belajar menurut Visi Behaviorisme

Belajar menurut Visi Behaviorisme

Belajar menurut Visi Behaviorisme

Behaviorisme adalah aliran psikologi yang percaya bahwa manusia terutama belajar karena pengaruh lingkungan. Belajar menurut teori behaviorisme yang agak radikal adalah perubahan perilaku yang terjadi melalui proses stimulus dan respon yang bersifat mekanisme. Oleh karena itu, lingkungan yang sistematis, teratur dan terencana dapat memberikan pengaruh (stimulus) yang baik sehingga manusia bereaksi terhadap stimulus tersebut dan memberikan respon yang sesuai.

Ada dua tokoh terkenal dalam behaviorisme yang memelopori teori ini dan mempunyai perbedaan dalam menjelaskan proses terjadinya belajar. Pertama, adalah Pavlov yang berbicara tentang stimulus yang dipersyaratkan (conditioning reflex) untuk memberikan capons yang diharapkan oleh lingkungan sesuai dengan tuntutan lingkungan (refleks yang dikondisikan) selanjutnya disebut classical Conditioning. Kedua, adalah Skinner yang agak berbeda pendiriannya dengan Pavlov. Skinner beranggapan bahwa perilaku manusia yang dapat diamati secara langsung adalah akibat konsekuensi dari perbuatan sebelumnya. Kalau konsekuensinya menyenangkan, maka hal tersebut akan diulanginya lagi. Konsekuensi-konsekuensi tersebut adalah kekuatan pengulang (reinforcement) untuk berbuat sekali lagi. Teori ini dikenal dengan sebutan operant conditioning. Belajar adalah akibat (konsekuensi, kekuatan pengulang) dari suatu perbuatan yang menghadirkan perbuatan tersebut kembali. Apabila perbuatan tersebut menyenangkan (contohnya seseorang yang lapar dan makan, merasa nikmat apabila kenyang), lain kali akan makan lagi bila lapar (positive reinforcement). Sebaliknya, apabila akibatnya tidak nikmat (contohnya apabila terlalu kenyang), maka tidak akan terdorong untuk dilakukan lagi (negative reinforcement).

Sekelumit tentang Belajar menurut Konstruktivisme

Berbeda dari pendapat behaviorisme adalah konstruktivisme yang merupakan salah Saw pandangan psikologi kognitif Konstruktivisme bertolak dari pendapat bahwa belajar adalah membangun (to construct) pengetahuan itu sendiri (Bootzin, 1996), setelah dipahami, dicernakan dan merupakan perbuatan dari dalam diri seseorang (form within).

Dalam perbuatan belajar seperti itu bukan apa (isi) pembelajarannya yang penting, melainkan bagaimana mempergunakan peralatan mental kita untuk menguasai hal-hal yang kita pelajari. Pengetahuan itu diciptakan kembali dan dibangun dari dalam diri seseorang melalui pengalaman, pengamatan, pencernaan (digest), dan pemahamannya.

sumber :

Middle-earth: Shadow of War 1.8.3.53965 Full Apk

jaketkulitgarut

Kembali ke atas