Comcar Meriah di Luar Kampus

Comcar Meriah di Luar Kampus

Comcar Meriah di Luar Kampus

Comcar Meriah di Luar Kampus
Comcar Meriah di Luar Kampus

Sebanyak 30 penghuni Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Keputih

dengan beragam usia dan kondisi berbaur bersama para mahasiswa. Ada penghuni lansia, anak jalanan, pengidap psikosis ringan, sampai PSK. Semua berkumpul untuk merayakan ulang tahun ke-29 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga Rabu (10/5).

Communication social responsibility (Comcar) yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga itu diawali nonton film bareng. Pemutaran film kartun Indonesia Adit, Sopo, dan Jarwo tersebut membuat sebagian besar penghuni anteng dan menyimak. Meski tidak banyak yang bisa menangkap cerita yang baru mereka tonton. Buktinya, tidak ada seorang pun yang bisa menjawab pertanyaan dari MC mengenai pesan dari film yang baru diputar.
Comcar Meriah di Luar Kampus

AYO MAEM: Mbah Munisah (kanan), pengidap psikosis

, bercanda dan menyuapkan es krim kepada Bella Ghaisani, mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga Surabaya, di Lingkungan Pondok Sosial Keputih. (Dipta Wahyu/Jawa Pos/JawaPos.com)

Setelah menonton film, saatnya makan es krim bersama. Kali ini sambutan penghuni lebih antusias. ’’Asyiiik, es krim! Dingin! Aku nggak tahan,’’ ungkap Siti Nurhayati, salah seorang penderita psikosis.

Tidak puas sekadar menikmati es krim, mereka minta diputarkan musik dangdut. Suasana pun kian meriah. Para penghuni dan mahasiswa menikmati es krim sambil berjoget bersama.

Sebagian penghuni lansia ngalem. Bella Ghaisani, mahasiswa semester dua,

terlihat sabar menyuapi Munisah. Tentu sambil mendengarkan keluh kesah yang dilontarkan perempuan 75 tahun tersebut. ’’Aku iso dimulihno kan? Iso kan?’’ tanya Munisah terus-menerus ke Bella. Bella hanya bisa menghibur Munisah. Acara tersebut diakhiri dengan menikmati donat beramai-ramai.

Sri Wijayanti, salah seorang dosen Departemen Ilmu Komunikasi Unair, mengatakan bahwa Comcar diharapkan membuka wawasan mahasiswa. Terutama belajar secara langsung mengenai masalah sosial yang selama ini terjadi.

 

Baca Juga :