Cuma 34% Lulusan SMP Di Terima Di Negri

Cuma 34% Lulusan SMP Di Terima Di Negri

Cuma 34% Lulusan SMP Di Terima Di Negri

Cuma 34% Lulusan SMP Di Terima Di Negri
Cuma 34% Lulusan SMP Di Terima Di Negri

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat memastikan kuota untuk Penerimaan Peserta Didik Baru

(PPDB) tingkat SMA/SMK di Jawa Barat hanya 34 persen yang masuk ke sekolah negeri. Sisanya, yakni 66 persen akan dikaver sekolah swasta. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Iwa Karniwa, saat menjadi narasumber dalam acara Jabar Punya Informasi (JAPRI) di aula Lokantara Gedung Sate, Bandung, belum lama ini. “Kenapa heboh, karena kami Pemprov Jabar yang punya kewenangan mengelola SMA/SMK/SLB negeri, hanya punya kuota 34 persen. Makanya pak gubernur menginstruksikan kepada kami agar aturan PPDB mendekati adil,” katanya.

Oleh sebab itu, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin memenuhi prinsip keadilan bagi masyarakat

dan terhindar dari praktik kecurangan serta pemanfaatan pihak lain yang ingin mencari keuntungan. “PPDB harus memenuhi hak dasar masyarakat, objektif, transparan, akuntabel dan tanpa diskriminasi, sehingga bisa mendorong layanan pendidikan di seluruh wilayah Jawa Barat,” imbuhnya. Ia menjelaskan, dalam PPDB kali ini ada tiga jalur. Pertama, jalur zonasi dengan kuota 90 persen yang di dalamnya sudah termasuk 70 persen untuk keluarga tidak mampu.

Sisanya kombinasi dengan nilai akademik. Kedua, jalur prestasi dengan kuota 5 persen

dan ketiga jalur perpindahan orang yang juga 5 persen. “Penentuan zonasi untuk SMA berdasarkan usulan kabupaten/ kota melalui kesepakatan musyawarah kerja kepala sekolah,” jelasnya. Sedangkan untuk PPDB SMK tidak ada zonasi, yang ada adalah tes minat dan tes kesehatan. Pendaftaran PPDB bagi calon peserta didik SMALB dilaksanakan bersamaan dengan SMA dan SMK. “Pendaftarannya dilakukan bisa secara daring (online) oleh operator sekolah atau luar jaringan (offline) langsung di SLB yang dituju,” bebernya. Seleksi SMALB dilaksanakan dengan ketentuan.

 

Baca Juga :