Hama Dan Penyakit Yang Biasa Menyerang Tanaman Karet

Hama Dan Penyakit Yang Biasa Menyerang Tanaman Karet

Hama Dan Penyakit Yang Biasa Menyerang Tanaman Karet

Hama Dan Penyakit Yang Biasa Menyerang Tanaman Karet
Hama Dan Penyakit Yang Biasa Menyerang Tanaman Karet

Hama

Kutu tanaman (Planococcus citri)

Gejala : Merusak tanaman dengan menghisap cairan dari pucuk batang dan daun muda. Bagian tanaman yang di hisap menjadi kuning dan kering.

Pencegahan : menggunakan BVR atau Pestona.

Tungau (Hemitarsonemus, Paratetranychus)

Gejala : Mengisap cairan daun muda, Daun tua, Pucuk, Sehingga tidak normal dan kerdil. Kemudian daun berguguran.

Pencegahan : Menggunakan BVR atau Pestona.

Penyakit

Penyakit yang menyerang di bagian akar, Batang Daun dan bidang sadap, Sebagian besar di sebabkan oleh jamur. Penyakit tersebut berikut antara lain :

Penyakit pada akar

Akar putih (Jamur Rigidoporus lignosus), Akar merah (Jamur Ganoderma pseudoferrum). Jamur Upas (Jamur Corticium salmonicolor).

Penyakit pada batang

Kanker bercak (Jamur Phytophthora palmivora). dan busuk pangkal batang (Jamur Botrydiplodia theobromae).

Penyakit pada bidang sadap

Kanker garis (Jamur Phytophthora palmivora) Mouldy rot (Jamur Ceratocystis fimbriata).

Penyakit pada daun

Embun tepung (Jamur Oidium heveae), Penyakit colletorichum (Jamur Coletotrichum gloeosporoides). Penykit Phytophthora (Jamur Phytophthora botriosa).

Pengendalian Dan Pencegahan Penyakit Karena Jamur

  • Penanaman bibit sehat dan dari klon resisten
  • Pemupukan lengkap dan seimbang (Makro – Mikro) Dengan jenis pupuk, Dosis, Dan waktu yang tepat.
  • Taburkan natural Glio sebelum atau pada saat tanam sanitasi kebun.
  • Pemangkasan tanaman penutup yang terlalu lebat.
  • Bagian yang terserang secepatnya dddi musnahkan.
  • Penyadapan tidak terlalu dalam dan tidak terlalu dekat dengan tanah.
  • Pisau sadap steril.
  • Khusus penyakit embun tepung : Daun berguguran lebih wal dan segera di pupuk nitrogen dengan dosis 2 kali lipat dan di semprot POC NASA 3 – 5 tutup/tangki.

Dengan Cacatan : Jika pengendalian hama penyakit dengan menggunakan pestisida alami belum mengatasi dapat di pergunakan pestisida kimia yang dianjurkan. Agar penyemprotan pestisida kimia lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan, tambahkan perekat perata AERO 810, Dosis 5 ml (1/2 Tutup tangki. Penyemprotan herbisida (Untuk gulma) Agar lebih Efektif dan efisien dapat di campur perekat perata AERO 810, Dosis 5 ml (1/2 Tutup/tangki).

 

Sumber: https://www.duniabudidaya.co.id