jaketkulitgarut.co.id

Situs jaketkulitgarut.co.id yang membagikan informasi dunia teknologi informasi dan komunikasi , dan beberapa tips menarik.

Hancurnya Islam Spanyol 

Hancurnya Islam Spanyol

Hancurnya Islam Spanyol 

                                                                                                                                      Kebesaran dan Keagungan Granada pun tidak dapat bertahan karena pada tahun 1469 Kerajaan Ferdinand dari Argon dan Kerajaan Isabella dari Castilia bersatu menyerang kekuatan Islam dibawah kekuasaan Muhammad ibn Al-Ahmar di Granada, dimana daerah itu terkenal dengan nama Alhambra.([41]) pada tanggal 2 januari 1492 M  bertepatan 2 Rabiulawal 897 H, ibu kota Granada dikepung dan ditaklukkan oleh penguasa Kristen.([42]) Dengan jatuhnya Granada kepada pihak Kristen merupakan awal berakhirnya sejarah warga muslim Spanyol. Pada waktu itu Abu Abdillah Muhammad raja dari kerajaan bani Al-Hamrah yang terakhir.

Setelah orang Kristen menguasai orang Andalusia, gerakan Kristenisasi dilaksanakan yaitu memaksa orang Islam menganut kembali agama Kristen. Dalam tahun 1499 di bawah pimpinan bapak akudosa ( confessor ) yaitu Kardinal Ximenes de Cisneros dimulailah suatu gerakan  yang memaksa orang Islam menganut agama Kriten, kemudian berusaha menyingkirkan semua buku Arab yang menguraikan tentang agama Islam dangan jalan membakarnya([43]).

Pada tahun 1556, Raja Spanyol bernama Raja Philip II (1556- 1598 ) mengumumkan suatu undang-undang agar kaum Muslimin yang masih tinggal di Andalusia membuang kepercayaannya, bahasa, adat istiadat dan cara hidupnya. Kemudian pada tahun 1609, Raja Philip III ( 1598 – 1621 ) mengusir secara paksa semua kaum Muslimin dari Andalusia atau mereka dihadapkan pada dua pilihan, masuk Kristen atau keluar dari Andalusia([44]), dengan demikian hapuslah kekuasaan Islam di seluruh wilayah Spanyol.

BAB III

PENUTUP

Dari pemaparan di atas, dapat disimpulkan sebagaimana berikut:

  1. Umat Islam berhasil menduduki wilayah Spanyol (Andalusia) pada masa Khalifah al-Walid (705-715 M) yang merupakan salah satu khalifah dari dinasti Bani Umayyah yang berpusat di Damaskus. Dalam penaklukan Spanyol, terdapat tiga pahlawan Islam yang paling berjasa memimpin satuan-satuan pasukan ke sana. Mereka adalah Tharif ibn Malik, Thariq ibn Ziyad, dan Musa ibn Nushair.

Kemenangan-kemenangan yang dicapai oleh umat Islam pada masa Khalifah Dinasti Bani Umayyah ini  tidak dapat dipisahkan dari adanya faktor eksternal dan internal yang menguntungkan. Faktor eksternal tersebut adalah kondisi yang terjadi di Spanyol sendiri. Sedangkan faktor internal pendukung masuknya Islam ke Spanyol adalah kondisi yang terdapat dalam tubuh penguasa, tokoh-tokoh pejuang dan para prajurit Islam yang terlibat dalam penaklukan wilayah Spanyol pada khususnya.

  1. Kekuasaan Islam di Spanyol berlangsung selama 7,5 abad yang terbagi dalam 6 periode. Namun secara global dapat dikelompokkan menjadi 3 masa:
  2. Merupakan suatu propinsi dari Kerajaan Bani Umayyah di Damaskus. Diperintah oleh wakil khalifah yang dikirim ke sana, mulai tahun 93-138 H.
  3. Diperintah oleh para amir yang berdiri sendiri, terpisah dari kekhalifahan Bani Abbasiyyah di Baghdad, dimulai oleh Amir Abd ar-Rahman ad-Dakhil pada tahun 138-315 H.
  4. sumber  :

jaketkulitgarut

Kembali ke atas