jaketkulitgarut.co.id

Situs jaketkulitgarut.co.id yang membagikan informasi dunia teknologi informasi dan komunikasi , dan beberapa tips menarik.

 Implementasi belajar mengajar

 Implementasi belajar mengajar

Proses belajar mengajar adalah suatu aspek dari lingkungan sekolah yang diorganisasi. Lingkungan ini diatur dan diawasi agar kegiatan belajar terarah sesuai dengan tujuan pendidikan. Pengawasan itu turut menentukan lingkungan itu membantu kegiatan belajar. Lingkungan belajar yang baik adalah lingkungan yang menantang dan merangsang para siswa untuk belajar, memberikan rasa aman dan kepuasan serta mencapai tujuan yang diharapkan. Salah satu faktor yang mendukung kondisi balajar di dalam suatu kelas adalah job description proses belajar mengajar yang berisi serangkaian pengertian peristiwa belajar yang dilakukan oleh kelompok-kelompok siswa. Sehubungan dengan hal ini, job description guru dalam implementasi proses belajar mengajar adalah:

  1. Perencanaan instruksional, yaitu alat atau media untuk mengarahkan kegiatan-kegiatan organisasi belajar.
  2. Organisasi belajar yang merupakan usaha menciptakan wadah dan fasilitas-fasilitas atau lingkungan yang sesuai dengan kebutuhan yang mengandung kemungkinan terciptanya proses balajar mengajar.
  3. Menggerakan anak didik yang merupakan usaha memancing, membangkitkan, dan mengarahkan motivasi belajar siswa. Penggerak atau motivasi disini pada dasarnya mempunyai makna lebih dari pemerintah, mengarahkan mengaktualkan, dan memimpin.
  4. Supervise dan pengawasan, yakni usaha mengawasi, menunjang, membantu, menugaskan, dan mengarahkan kegiatan belajar mengajar sesuai dengan perencanaan instruksional yang telah didesain sebelumnya.
  5. Penelitian yang lebih bersifat penafsiran (assasment) yang mengandung pengertian yang lebih luas dibanding  dengan pengukuran atau evaluasi pendidikan.
  6. Upaya pengelolaan dan pelaksanaan proses belajar mengajar.

Berbagai upaya diusahakan untuk menganalisis proses pengelolaan belajar mengajar ke dalam unsur-unsur komponennya. Komponen-komponen tersebut meliputi:

  1. Merencanakan, yaitu mempelajari masa mendatang dan menyusun rencana kerja.
  2. Mengorganisasi, yakni membuat organisasi, usaha, manager, tenaga kerja dan bahan.
  3. Pengkoordinasikan, yaitu menyatukan dan mengkorelasikan semua kegiatan.
  4. Mengawasi, memeriksa agar segala sesuatu dikerjakan sesuai dengan peraturan yang digariskan dan instruksi-instruksi yang diberikan.

sum;ber :

https://www.disdikbud.lampungprov.go.id/projec2014/seva-mobil-bekas/

jaketkulitgarut

Kembali ke atas