jaketkulitgarut.co.id

Situs jaketkulitgarut.co.id yang membagikan informasi dunia teknologi informasi dan komunikasi , dan beberapa tips menarik.

“Instant Voice -to-Text” Toshiba permudah tugas kantor dan tuna rungu

“Instant Voice -to-Text” Toshiba permudah tugas kantor dan tuna rungu

Instant Voice -to-Text Toshiba permudah tugas kantor dan tuna rungu

Perusahaan teknologi Jepang Toshiba telah mengembangkan Instant Voice-to-Text, yang dengan cerdas mengubah informasi atau percakapan suara menjadi tulisan (teks), sehingga mempermudah pekerjaan kantor dan membantu orang-orang dengan gangguan pendengaran atau tuna rungu.

Instant Voice-to-Text Toshiba dikembangkan dengan menyertakan kecerdasan buatan (AI) sehingga menghasilkan pengubahan informasi suara menjadi teks dengan tingkat akurasi tinggi dan seketika (real time).

Ketika Toshiba mewawancarai orang-orang dengan gangguan pendengaran di Universal Design (UD) Advisor System diketahui bahwa mereka ingin berpartisipasi dalam rapat dan kuliah secara real time dan tidak hanya membaca transkrip yang disediakan kemudian.

“Jadi kami mencoba menyediakan fungsi yang secara otomatis akan menampilkan subtitle yang mudah dibaca secara real time. Untuk membantu para tuna rungu dalam mengumpulkan dan memberikan informasi, kita perlu melakukan dua hal: memperluas aksesibilitas informasi bagi para tuna rungu, dan meningkatkan produktivitas,” kata Kepala Riset Laboratorium Media AI, Pusat R&D, Toshiba, Taira Ashikawa.

Saat seseorang mendeskripsikan pidato dari percakapan orang selama rapat dan kuliah

, ia sering mendapati teks hasil transkrip yang sulit dibaca.

Belum lagi ada banyak muatan yang tidak perlu dan mengganggu seperti kata-kata “Uh” dan “Umm” dan ekspresi setuju yang tidak menambahkan apa pun pada konten.

Pengenalan ucapan yang dikembangkan dengan AI Toshiba mampu mengenali ucapan dengan akurasi tinggi dan mendeteksi penanda keraguan (seperti kata ‘umm’ dan lainnya) juga.

“Tujuan utama kami adalah memberi pengguna sesuatu yang bisa mereka

gunakan dengan nyaman,” kata Hiroshi Fujimura, peneliti utama Laboratorium Media AI Toshiba, dikutip dari siaran pers, Minggu.

Sampai sekarang, pengenalan suara telah bekerja dengan menganalisis

pola gelombang suara dan menguraikan dengan mengidentifikasi bahwa bagian ini adalah “a”, bagian lain adalah “i” dan seterusnya.

Namun, pengisi dan penanda keraguan memiliki beragam pola yang tidak ada habisnya, dan perlu waktu lama untuk mempelajarinya satu per satu.

 

sumber :

https://pendidikan.co.id/seva-mobil-bekas/

jaketkulitgarut

Kembali ke atas