jaketkulitgarut.co.id

Situs jaketkulitgarut.co.id yang membagikan informasi dunia teknologi informasi dan komunikasi , dan beberapa tips menarik.

Kepala sekolah sebagai supervisor

Kepala sekolah sebagai supervisor

Untuk menjalankan tindakan supervisi pembelajaran efektif dengan sebaik-baiknya kepala sekolah hendaknya memperhatikan prinsip-prinsip berikut:

1)      Supervise hendaknya bersifat konstruktif dan kreatif, yaitu pada yang dibimbing dan diawasi harus dapat menimbulkan dorongan untuk kerja.

2)      Supervise harus didasarkan atas keadaan dan kenyataan yang sebenar-benarnya (realistis, mudah dilaksanakan)

3)      Supervise harus sederhana dan informal pelaksanaannya

4)      Supervise harus memberikan perasaan aman pada guru-guru dan pegawai sekolah yang disupervisi

5)      Supervise hendaknya bersifat preventif, korektif dan kooperatif .[9]

  1. KESIMPULAN

Dari pemaparan malakah di atas dapat disimpulkan:

  1. Kepemimpinan pembelajaran efektif adalah kepemimpinan yang memfokuskan/menekankan pada pembelajaran agar lebih efektif.
  2. Tujuan utama kepemimpinan pembelajaran adalah memberikan layanan prima kepada semua siswa agar mereka mampu mengembangkan potensinya.
  3. Kepemimpinan pembelajaran sangat penting signifikan terhadap peningkatan prestasi belajar siswa.
  4. Butir-butir penting kepemimpinan pembelajaran menyarankan bahwa kepemimpinan pembelajaran akan berjalan dengan baik apabila didukung oleh: (a) figur kepala sekolah yang mampu berpikir, bersikap, dan bertindak sebagai pemimpin pembelajaran, (b) kultur pembelajaran yang dikembangkan melalui pembangunan komunitas belajar di sekolah, dan (c) sistem/struktur yang utuh dan benar.
  5. Perilaku kepala sekolah (pemimpin pembelajaran), guru, dan karyawan berkontribusi sangat signifikan terhadap peningkatan keefektifan (effectiveness).
  6. Siapapun yang ingin menjadi pemimpin pembelajaran harus memiliki 12 kompetensi sebagai berikut: (1) mengartikulasikan pentingnya visi, misi, dan tujuan sekolah yang menekankan pada pembelajaran, (2) mengarahkan dan membimbing pengembangan kurikulum, (3) membimbing pengembangan dan perbaikan proses belajar mengajar yang meliputi perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran serta pengelolaan kelas, (4) mengevaluasi kinerja guru dan mengembangannya, (5) membangun komunitas pembelajaran, (6) menerapkan kepemimpinan visioner dan situasional, (7) melayani kegiatan siswa, (8) melakukan perbaikan secara terus menerus, (9) menerapkan karakteristik kepala sekolah efektif, (10) memotivasi, mempengaruhi, dan mendukung prakarsa, kreativitas, inovasi, dan inisiasi pengembangan pembelajaran, (11) membangun teamwork yang kompak, dan (12) menginspirasi dan memberi contoh

baca juga :

jaketkulitgarut

Kembali ke atas