jaketkulitgarut.co.id

Situs jaketkulitgarut.co.id yang membagikan informasi dunia teknologi informasi dan komunikasi , dan beberapa tips menarik.

Metode  Analisis Vegetasi

Metode  Analisis Vegetasi

            Mengkaji analisis vegetasi dengan menggunakan metode petak, petak-petak berukuran 20 x 100 m dengan interval tiap-tiap petak adalah 100 m. Dari setiap petak berukuran 20 x 100 m tersebut dibagi lagi ke dalam sub petak-sub petak yang berukuran 20 x 20 m. Masing-masing jalur diletakkan dari ketinggian 1000 sampai dengan ketinggian 1600 m dpl, dengan jarak tiap-tiap jalur adalah 500 m. Pembuatan jalur dilakukan dengan cara memotong kontur/tegak lurus terhadap ketinggian. Dari masing-masing sub petak tersebut kemudian dibagi ke dalam plot-plot pengamatan yang berbentuk bujur sangkar dengan ukuran 2 x 2 m untuk pengamatan vegetasi tingkat semai, 5 x 5 m untuk, pancang, 10 x 10 m dan tiang, 20 x 20 m tingkat pohon (Liamah, 2013).

III.             METEDOLOGI PRAKTIKUM

3.1.Waktu dan  Tempat

            Praktikum pengamatan tipe-tipe vegetasi dilksanakan pukul 15.00 WITA-selesai, dilahan Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo.

3.2.Alat dan  Bahan

3.2.1.Alat yang digunakan dalam praktikum  pengamatan tipe-tipe vegetasi adalah sebagai berikut:

Tabel 1: Alat yang Digunakan dalam Praktikum  Pengamatan Tipe-Tipe Vegetasi

No. Nama alat Kegunaan
1. Meteran Untuk mengukur jarak antar cluster
2. Tali raffia Untuk membatasi area pengamatan
3. Parang Untuk memotong sampel vegetasi
4. Kantong plastic Sebagai wadah vegetasi tanaman
5. Frem 100×100 cm Sebagai patok
6. Kamera Untuk dokumentasi
7. Alat tulis menulis Untuk menulis hasil pengamatan

3.2.1.Bahan  yang digunakan dalam praktikum  pengamatan tipe-tipe vegetasi adalah sebagai berikut:

Tabel 2: Bahan yang digunakan dalam praktikum  pengamatan tipe-tipe vegetasi

No. Nama bahan Kegunaan
1. Sampel vegetasi Sebagai bahan amatan

 

sumber :
https://sel.co.id/gb-whatsapp-apk/

jaketkulitgarut

Kembali ke atas