Mulai Terapkan E-KKN, Unisri Lepas 843 Mahasiswa

Mulai Terapkan E-KKN, Unisri Lepas 843 Mahasiswa

Mulai Terapkan E-KKN, Unisri Lepas 843 Mahasiswa

Mulai Terapkan E-KKN, Unisri Lepas 843 Mahasiswa
Mulai Terapkan E-KKN, Unisri Lepas 843 Mahasiswa

Sebanyak 843 mahasiswa Unisri Surakarta menjalani program Kuliah Kerja Nyata

(KKN) di wilayah Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Para mahasiswa tersebut dilepas oleh Rektor Unisri Surakarta, Prof Dr. Sutardi, MAppSc, Selasa pagi (23/7/2019).

Ketua KKN, Ir. Kharis Triyono, MP dalam kesempatan itu menyampaikan, jumlah 843 mahasiswa tersebut terdiri dari 729 mahasiswa kelas reguler.

Mereka ditempatkan di Kecamatan Jatiyoso, Jatipuro, Jumantono, dan Kecamatan Jumapolo. S

edangkan 114 mahasiswa kelas malam ditempatkan di Kecamatan Kebakkramat.
Baca Juga : Pendidikan Karakter Dapat Dilakukan Melalui Dasa Dharma Pramuka

Lebih lanjut, Kharis Triyono mengungkapkan, KKN tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya.

“KKN tahun ini kami menerapkan E-KKN sejak tahap pendaftaran, pembayaran sampai tahap general tes menggunakan aplikasi internet, sehingga proses pendaftaran serta pelaksanaan lebih tertib, efisien dan efektif,” paparnya, sebagaimana rilis yang dikirim ke Joglosemarnews.
Baca Juga : Mahasiswa Unisri Gelar Sekolah Gencar Karakter

Dalam sambutan pelepasan, Rektor Sutardi menyatakan, Unisri tetap berkomitmen

menyelenggarakan KKN, sebagai wujud kepedulian untuk membantu program pemerintah dan masyarakat dalam pemberdayaan potensi masyarakat desa agar lebih sejahtera.

“Tidak jamannya lagi KKN menekankan aspek fisik, misalnya membuat gapura dan sejenisnya. Mahasiswa KKN harus mampu membuat program dan kegiatan pemberdayaan potensi desa, sehingga habis KKN program tetap bisa dilanjutkan masyarakat setempat ” pintanya.
Baca Juga : HUT ke-74 RI, Siswa SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Lomba Mirip Bung Karno

Lebih lanjut, Sutardi, berpesan agar di tengah masyarakat mahasiswa KKN tidak menggurui, namun harus mampu menjadi pendengar yang baik, serta memfasilitasi pelaksanaan program dan kegiatan desa melalui forum sarasehan, diskusi, FGD.

“Jaga nama baik keluarga, Prodi, fakultas dan universitas. Selalu berkomunikasi dan berkoordinasi dengan anggota kelompok, masyarakat, pihak desa dan kampus dalam menjalankan kegiatan dan program kerja ” pesannya. suhamdani

 

Sumber :

https://jakarta.storeboard.com/blogs/education/contoh-pamflet/976105