Orangtua Calon Siswa Protes Kesalahan Jarak pada Sistem Zonasi PPDB Bekasi

Orangtua Calon Siswa Protes Kesalahan Jarak pada Sistem Zonasi PPDB Bekasi

Orangtua Calon Siswa Protes Kesalahan Jarak pada Sistem Zonasi PPDB Bekasi

Orangtua Calon Siswa Protes Kesalahan Jarak pada Sistem Zonasi PPDB Bekasi
Orangtua Calon Siswa Protes Kesalahan Jarak pada Sistem Zonasi PPDB Bekasi

Ratusan orangtua calon siswa menggeruduk Kantor Dinas Pendidikan Kota Bekasi,

Jawa Barat, pada Selasa (2/7/2019).

Mereka memprotes kesalahan jarak sekolah pada sistem zonasi penerimaan peserta didik baru (PPDB).

Salah satu orangtua calon siswa, Asmaroh, mempersoalkan jarak sekolah ke rumahnya menjadi jauh dengan adanya zonasi tersebut. Wanita yang tinggal di Jatibening, Bekasi, itu mendaftarkan anaknya ke SMPN 45 Kota Bekasi, yang berjarak 550 meter dari rumahnya.

“Jaraknya jadi jauh. Jarak aslinya dari rumah ke sekolah cuma 550 meter, tetapi (pada sistem)

jaraknya sampai 2,4 km,” ujar Asmaroh di Kantor Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Selasa (2/7/2019).

Rata-rata orangtua siswa memprotes ketidaksesuaian pengukuran radius dari rumah ke sekolah tujuan.

“Harusnya dibetulin radiusnya, dari sekolah ke rumah jaraknya cuma 600 meter

tetapi di sistem zonasi sekolah dibuat 1 km lebih,” kata Sobah, orangtua siswa lainnya.

“Ketahuannya pas daftar ulang, alamatnya beda dengan alamat yang di KK (kartu keluarga),” imbuh Sobah.

 

Baca Juga :