Paradoks Sifat Maha Mengetahui Tuhan

Paradoks Sifat Maha Mengetahui Tuhan

Paradoks Sifat Maha Mengetahui Tuhan

Paradoks Sifat Maha Mengetahui Tuhan
Paradoks Sifat Maha Mengetahui Tuhan

Tulisan yang saya utarakan adalah menjawab paradoks yang muncul dari sifat maha mengetahui Tuhan. Jika Anda punya jawaban yang lebih baik, silahkan utarakan.

Tulisan ini adalah sebagai pembuktian logika bahwa Tuhan itu ada. Harap jangan menafsirkan dan membacanya setengah2.  Karena merupakan penjabaran dari jawaban logika yg menampik ketiadaan Tuhan. Saya hanya ingin berbagi, mohon maaf apabila menimbulkan prasangka bagi Anda, semoga bermanfaat.

Pengantar

Suatu ketika seorang guru agama menjelaskan tentang sifat kemaha tahuan Allah. Disela pelajaran tersebut seorang murid bertanya.

“Mengapa kita harus masuk neraka padahal Allah sudah mengetahui dosa-dosa kita sebelum kita di ciptakan…?, dan bukankah Allah juga sudah mengetahui seseorang akan masuk neraka atau surga..?  lalu mengapa kita harus dihukum..?

Guru agama itu menjawab.

“Kita masuk neraka karena dosa-dosa yang kita perbuat”,

lalu guru agama itu bercerita tentang masalah takdir bahwasannya ada takdir yang bisa diubah, murid tadi pun kembali bertanya.

“Apakah Allah mengetahui takdir yang akan diubah manusia..?”

Guru sang murid menjawab

“Iya karena Allah maha mengetahui segala sesuatu.”

“Kalau begitu tidak ada takdir yang dapat diubah karena Allah sudah mengetahuinya, berarti Allah juga yang menetapkan manusia masuk neraka atau surga karena Allah mengetahui sebelum manusia diciptakan, lalu mengapa manusia dihukum atas semua yang ditetapkan Allah, apakah ini adil bagi manusia..?”

Guru itu terdiam sambil mengerenyitkan dahinya, murid tersebut bertanya kembali.

“Mengapa Allah menguji manusia? bukankah Allah itu maha tahu, dia sudah tahu apa yang belum terjadi dan sudah terjadi. Semuanya. Bukankah tanpa menguji Allah sudah tahu apa yang akan terjadi dengan manusia itu, sudah tahu bahwa manusia itu akan ingkar atau menyembahNya, sudah tahu bahwa manusia itu akan semakin buruk atau semakin baik”.

Guru itu menjawab, dengan membacakan surat Al Baqarah ayat 30

“Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: ‘Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.’ Mereka berkata: ‘Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?’ Tuhan berfirman: ‘Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.’

Maka biarkanlah hal itu menjadi rahasia Allah, sebab kita tidak boleh mempertanyakannya”,

murid tadi kembali menjawab.

“Rahasia yang telah diungkapkannya dalam kitab-kitab Nya untuk saling membenci, untuk saling membunuh dan memerangi yang dianggap kafir, padahal semuanya Allah yang menetapkan dan diketahui-Nya sebelum alam semesta diciptakan, apakah Allah suka akan pertumpahan darah manusia yang ditonton-Nya diatas singgasana kebesaran-Nya, apakah Allah suka menyiksa manusia di dalam neraka, apakah ini adil untuk kita..?”.

Sumber : https://filehippo.co.id/