jaketkulitgarut.co.id

Situs jaketkulitgarut.co.id yang membagikan informasi dunia teknologi informasi dan komunikasi , dan beberapa tips menarik.

Pasang Surut Air Laut

Pasang Surut Air Laut

Pasang naik dan pasang surut (Oceaan tide) merupakan bentuk gerakan air laut yang terjadi karena pengaruh gaya tarik bulan dan matahari terhadap bumi. Hal ini didasarkan pada hukum Newton yang berbunyi:      Dua benda akan terjadi saling tarik menarik dengan kekuatan yang berbanding terbalik dengan pangkat dua jaraknya. Berdasarkan hukum tersebut berarti makin besar/jauh jaraknya makin kecil daya tariknya. Karena jarak dari bumi ke matahari lebih jauh dari pada ke jarak bulan, maka pasang surut permukaan air laut lebih banyak dipengaruhi oleh bulan.

Hokum Newton : Matahari – Bumi – Bulan mengadakan gaya tarik menarik. Makin dekat dan makin besar planet maka makin besar pula daya tariknya.

Jarak matahari – Bumi = 24.000 x jari-jari Bumi (jari-jari bumi = 6.367 km)

Jarak Bulan – Bumi ± 60 x jari-jari bumi.

Jadi perbandingan jarak matahari – bumi dan bulan – bumi ± 400 : 1

Proses yang mestinya bisa terjadi pada pasang surut bila keliling bumi kita umpamakan tertutup oleh air gambarnya adalah sebagai berikut :

Bulan berhadapan dengan matahari dan berada sebelah menyebelah dengan bumi. Air yang menghadap bulan lebih tinggi sebab jarak bumi – bulan lebih dekat

   Perputaran bumi mengelilingi matahari dan bulan mengelilingi bumi akan mengakibatkan terjadinya pasang purnama dan pasang perbani.

Ada dua macam pasang surut.

1) Pasang Purnama, ialah peristiwa terjadinya pasang naik dan pasang surut tertinggi (besar). Pasang besar terjadi pada tanggal 1 (berdasarkan kalender bulan) dan pada tanggal 14 (saat bulan purnama). Pada kedua tanggal tersebut posisi Bumi – Bulan – Matahari berada satu garis (konjungsi) sehingga kekuatan gaya tarik bulan dan matahari berkumpul menjadi satu menarik permukaan bumi. Permukaan bumi yang menghadap ke bulan mengalami pasang naik besar. Sedangkan permukaan bumi yang tidak menghadap ke bulan mengalami pasang surut besar.

2) Pasang Perbani, ialah peristiwa terjadinya pasang naik dan psang surut terendah (kecil). Pasang kecil terjadi pada tanggal 7 dan 21 kalender bulan. Pada kedua tanggal tersebut posisi M a t a h a r i – B u l a n –  B u m i membentuk sudut 90°. Gaya tarik Bulan dan Matahari terhadap Bumi berlawanan arah sehingga kekuatannya menjadi berkurang (saling melemahk

Sumber :

https://fgth.uk/

 

jaketkulitgarut

Kembali ke atas