Pengertian, Ciri-Ciri dan Tahapan Metodologi Penelitian Kualitatif

Pengertian, Ciri-Ciri dan Tahapan Metodologi Penelitian Kualitatif

Pengertian, Ciri-Ciri dan Tahapan Metodologi Penelitian Kualitatif

Pengertian, Ciri-Ciri dan Tahapan Metodologi Penelitian Kualitatif
Pengertian, Ciri-Ciri dan Tahapan Metodologi Penelitian Kualitatif

Berikut ini akan dijelaskan tentang Pengertian, Ciri-Ciri dan Tahapan Metodologi Penelitian Kualitatif.

PENGERTIAN PENELITIAN KUALITATIF

Menurut Bogdan&Taylor,1975

  • Proses penelitian yg bertujuan mengumpulkan, mendeskrisikan, menganalisis data deskriptif berupa: tulisan, ungkapan & prilaku manusia yg diamati.
  • Tdk bertujuan menguji teori/hipotesis, namun menyusun, mengembangkan teori/hipotesis & mendeskripsikan kenyataan sosial
  • Mengumpulkan, menganalisis bukti empirik (data) secara sistematik utk memahami dan menjelaskan kehidupan sosial yang dikaji secara mendalam
  • Data yg dikumpulkan yang berupa angka, melainkan kata2, kalimat,ungkapan panjang (walau data numerik tdk diharamkan)
  • Fokus: subjective meaning, makna2, simbol, deskripsi kasus khusus atas berbagai kehidup sosial

CIRI-CIRI METODOLOGI PENELITIAN KUALITATIF

Menurut Newman (1996)

  • Mengutamakan konteks sosial, dimana tindakan sosial itu terjadi,setting alamiah & kerangka fikir subjek (contoh: kawin lari di Lampung, Sambung ayam di Bali)
  • Pendekatan studi kasus: kumpulkan sejumlah besar informasi pada beberapa (sejumlah kecil) kasus, masuk kedalam, mendetail untuk temukan pola,tindakan,sikap org2 dlm konteks sosial scr utuh
  • Mengutamakan integritas peneliti: hub dekat dgn subjek tdk terjebak pada subjektivitas
  • Membangun teori dr data: berangkat dr masalah penelitian,bukan teori
  • Mencermati proses : mengamati proses, urutan peristiwa dari kasus yg diteliti utk lihat perkemb kasus terus menerus (waktu agak lama)
  • Intepretasi kaya dan mendalam, mulai dari:

a)The first interpretation menginterpretasikan data dgn cara menemukan bagaimana org-org yg diteliti memberi makna atas dunia mereka sendiri;
b)The second interpretation, peneliti mengkonstruksikan makna tadi dalam kaitannya dengan makna lain sesuai konteksnya;
c) The third interpretation, Peneliti bergerak lebih jauh, yaitu menghubungkan interpretasi tahap 2 dgn teori umum (general theory)

TAHAPAN METODOLOGI PENEL KUALITATIF

Menurut Lincoln & Guba

1. NATURAL SETTING, Dimulai dgn menetapkan masalah & tujuan penelitian, kemudian tetapkan setting alamiahnya.

2. HUMAN INSTRUMENT, Manusia peneliti utama utk atasi situasi tdk terduga, karna: a) punya kepekaan untuk interaksi, adaptasi dgn lingkungan, b) mampu menangkap sesuatu secara utuh, c) mampu memproses data secara cepat, d) mampu merespon hal-hal unik/tdk lazim, e) menggunakan keterampilan untuk pahami latar sosial

3. QUALITATIVE METHODS&TACIT KNOWLEDGE, Menggunakan metode kualitatif dgn manusia as intrumen,utk mengungkap pengetahuan tak terkatakan/tersembunyi agar dpt diinterpretasikan, diberi makna & dikomunikasikan dgn org lain

4. PURPOSIVE SAMPLING, Untuk ungkapan + interpretasi tacit knowledge, menggunakan sampel yang bertujuan utk dapat informasi sebanyak-banyaknya sesuai dgn konteks utk tujuan penyusun teori (beberapa tehnik sampel dan key informan)

5. EMERGENT DESIGN, Desain bersif sementara, krn makna ditentukan konteks,eksistensi realitas ganda yg bisa hambat desain atas 1 konstruksi peneliti (pembentukan makna bersama hanya dpt dilakukan setelah dilihat jelas&dihayati bersama)

6. INDUKTIVE DATA ANALYSIS, Dianalisis secara induktif untuk temukan kategori inti dgn prosesnya a).unitizing-data mentah ditransformasikan dlm unit-unit sehigga dpt memberikan deskripsi tepat tentang karakteristik isi fenomena, b).categorizing-data diatas diorganisasikan dlm kategori2 dlm latar/konteks dimana data itu berasal

7. GROUNDED THEORI, Menyusun teori dari dasar, yang bersumber dari data

8. KEABSAHAN DATA, Utk dapatkan generalisasi dgn melakukan: cridibility (triangulasi, ketekunan pengamatan,kaji kasusu negatif),transferability (uraian cermat,dalam,kesamaan etic-emic), dependability (proses audit), confirmability (konfir dgn pihak ke3, pakar, teori).

Sumber: https://www.studinews.co.id/