jaketkulitgarut.co.id

Situs jaketkulitgarut.co.id yang membagikan informasi dunia teknologi informasi dan komunikasi , dan beberapa tips menarik.

Pengertian Hak Kebendaan

Pengertian Hak Kebendaan

Hak kebendaan (zakelijkrecht) ialah hak mutlak atas suatu benda dimana hak itu memberikan kekuasaan langsung atas suatu benda dan dapat dipertahankan terhadap siapapun juga.

  1. Ciri-Ciri atau Sifat-Sifat dari Hak Kebendaan
  2. Hak Kebendaan merupakan hak yang mutlak yaitu dapat dipertahankan terhadap siapapun juga.
  3. Hak Kebendaan itu mempunyai zaksgevolk atau droit de suit atau hak yang mengikuti artinya hak itu terus mengikuti benda dimanapun (dalam tangan siapapun) barang itu berada. Hak itu terus saja mengikuti orang yang mempunyainya.
  4. Sistem yang terdapat pada hak kebendaan adalah mana yang lebih dulu terjadinya, tingkatnya adalah lebih tinggi daripada yang terjadi kemudian.
  5. Hak kebendaan ini mempunyai droit the preference atau hak lebih dulu.
  6. Mengenai kemungkinan untuk mengadakan gugatan itu juga berlainan hak kebendaan gugatnya disebut gugat kebendaan.
  7. Kemungkinan untuk memindahkan hak kebendaan itu dapat secara penuh dilakukan pada hak perorangan, kemungkinan itu terbatas.

III.             Pembedaan Hak-Hak Kebendaan

Hak kebendaan yang diatur dalam buku II KUHPer :

  1. Hak kebendaan yang bersifat memberi kenikmatan (zakelijk genotsrecht) ini dapat atas bendanya sendiri dan benda milik orang lain.
  2. Hak kebendaan yang memberi jaminan (zakelijk zakerheidsrecht).
  1. Priviligie

Priviligie ini diatur dalam titel 19 buku II KUHPer . Priviligie ini sekalipun bukan merupakan hak kebendaan dalam satu dua hal memiliki sifat kebendaan juga. Menurut sistem KUHPer priviligie diatur bersama dengan pan dan hipotik. Pan dan hipotik itu keduanya merupakan jaminan kebendaan, ialah hak hak kebendaan yang memberikan jaminan yaitu memberi jaminan terhadap piutang. Jadi priviligie ini merupakan hak yang memberi jaminan tapi bukan merupakan hak kebendaan.

  1. Hak Retentie

Hak untuk menahan suatu benda, sampai suatu piutang yang bertalian dengan benda itu dilunasi. Sifat-sifat hak retentie itu tidak dapat dibagi-bagi artinya jika misalnya sebagian saja dari hutang itu yang dibayar, tidak lalu berarti harus mengembalikan sebagian barang yang ditahan hutang seluruhnya harus dibayar dahulu baru seluruhnya dikembalikan.

  1. Azas-Azas Umum dari Hukum Benda

Azas-azas itu adalah :

  1. Merupakan hukum pemaksa artinya berlaku aturan-aturan itu tidak dapat disimpangi para pihak.
  2. Dapat dipindahkan kecuali isinya oleh undang-undang jika ditentukan sifat-sifatnya hak kebendaan.
  3. Azas individualitie : Objek dari hak kebendaan selalu adalah barang yang individueel bepaald, yaitu suatu barang yang dapat di tentukan artinya orang hanya dapat sebagai pemilik barang yang berwujud yang merupakan kesatuan : rumah, mobil, hewan.
  4. Azas totaliteid : Hak kebendaan selalu meletak atas keseluruhan objeknya.
  5. Azas tak dapat dipisahkan : Yang berhak tak dapat memindahtangankan sebagian daripada wewenang yang termasuk suatu hak kebendaan yang ada padanya.
  6. Azas prioriteid : semua hak kebendaan memberi wewenang yang sejenis dengan wewenang dari eigendom sekalipun luasnya berbeda-beda.
  7. Azas percampuran (azas vermenging) : Hak kebendaan yang terbatas, jadi selainnya hak milik hanya mungkin atas benda orang lain.
  8. Perlakuan terhadap benda bergerak dan benda tidak bergerak itu berlainan.
  9. Azas publiciteid : Mengenai benda tidak bergerak, penyerahan dan pembebanannya berlaku azas publiciteid dalam pendaftaran di register umum.
  10. Sifat perjanjiannya merupakan perjanjian yang zakelijk.

https://weshop.co.id/stickman-basketball-apk/

jaketkulitgarut

Kembali ke atas