Pengertian OSI Layer, Latar Belakang dan Macam-Macam

Pengertian OSI Layer, Latar Belakang dan Macam-Macam

Pengertian OSI Layer, Latar Belakang dan Macam-Macam

Pengertian OSI Layer, Latar Belakang dan Macam-Macam
Pengertian OSI Layer, Latar Belakang dan Macam-Macam

A.PENGERTIAN

OSI layer adalah sebuah model arsitektural jaringan yang di kembangkan oleh badan internasional Organization for standardization (ISO) dieropa pada tahun 1977. OSI mempunyai kepanjangan yaitu : Open System Interconnection yang merupakan kumpulan layer -layer yang tidak bergantungan namun saling berkaitan satu sama lainnya maksudnya adalah masing-masing layer sudah memiliki tugas dan fungsi.

B.LATAR BELAKANG

OSI Layer merupakan lapisan layer-layer yang digunakan untuk jaringan, Dalam hal ini kita harus mengerti dan memahami apa itu OSI Layer dan Fungsi dari OSI Layer itu sendiri.

C.JANGKAU WAKTU YANG DIBUTUHKAN

Jangkau waktu untuk memahami OSI Layer membutuhkan sekitar 20 menit kurang lebihnya

D.ALAT DAN BAHAN

  • Laptop/PC
  • Internet

E.MACAM-MACAM ISO LAYER

  • Lapisan 7,Application layer : Berfungsi sebagai antarmuka dengan lapisan fungsionalitas jaringan,mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan dan kemudian  memebuat pesan kesalahan,protocol yang berada dalam lapisan ini adalah HTTP,FTP,SMTP,dan NFS.
  • Lapisan 6,Presentation layer : berfungsi untuk mentraslasikan data yang hendak ditransmisikan melalui jaringan .Protocol yang berada dalam level ini adalah Perangkat lunak redirektor (redirector software) seperti layanan workstation dan juga network shell.
  • Lapisan 5,Session layer : berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat,dipelihara atau dihancurkan. Session layer juga dilakukan resolusi nama.
  • Lapisan 4,Transport layer : berfungsi untuk memecahkan data ke dalam paket data serta memberikan nomor urut ke paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. level ini membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement) dan mentransmisikan ulang terhadap paket yang hilang ditengah jalan.
  • Lapisan 3,Network layer : berfungsi untuk mendefinisikan alamat IP,membuat hearder untuk paket dan  kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan switch layer.
  • Lapisan 2,Data Link layer : berfungsi menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokan  menjadi format yang disebut sebagai frame.
  • Lapisan 1,Physical layer : berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan ,metode pensinyalan,sinkronisasi bit,arsitektur jaringan ,topologi jaringan dan perkabelan.level ini mendefinisikan bagaimana Network interface card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio

Sumber: https://dosenpendidikan.co.id/