jaketkulitgarut.co.id

Situs jaketkulitgarut.co.id yang membagikan informasi dunia teknologi informasi dan komunikasi , dan beberapa tips menarik.

 Persiapan Tambak

 Persiapan Tambak

a         Pengeringan Kolam/Tambak

Manfaat pengeringan kolam yaitu dapat menanggulangi hama siput yang ada di dalam kolam, membantu menghilangkan ikan dan binatang berkulit lainnya sebagai pembawa penyakit dari kegiatan budidaya sebelumnya. Pengeringan kolam dilakukan oleh petani tambak selama 10 atau 15 hari

b        Pembuangan Lumpur atau Sisa Bahan Organik

Pembangunan lumpur atau sisa bahan organik adalah sisa pakan yang berlebihan dan kotoran yang harus di buang dan juga bahan organik yang ada di dalam tambak. Dan dapat juga menghilangkan gas beracun seperti ammonia dan hydrogen sulfate dalam tambak yang dapat menyebabkan stress pada udang. Pembuangan yang dilakukan oleh (petani tambak di sekitar area pemberian pakan khususnya di sudut tambak.

  1. Pengecekkan pH Tanah

Manfaat pengesekkan pH tanah yaitu agar kita mengetahui seberapa besar keasaman tanah yang ada di tambak. Apabila tanah asam perlu di berikan kapur rata-rata 100 Kg/kolam dengan luas kolam yaitu 1500 m2.

  1. Pembalikan Tanah

Pembalikan tanah perlu dilakukan dikarenakan selama pemeliharaan siklus sebelumnya ada mengendap bahan sisa organik, pakan, kotoran juga untuk menghindari terjadi oksidasi.

  1. Pemberian Kapur

Pemberian kapur dilakukan untuk menetralisir tanah dari kesaman tanah. Petani melakukan pemberian kapur dengan cara kapur terlebih dahulu diaduk dalam ember dengan air dan titaburkan secara merata ke seluruh tambak.

  1. Pemberian Samponin

Pemberian samponin perlu dilakukan apbila air di dalam kolam tidak semuanya terbuang. Karena di dalam kolam ada binatang maka dilakukan pemberian samponin. Sebaiknya air tamabak tidak perlu di berikan racun baik akodan, diodan dan lain sebagainya, karena dapat mempengaruhi tanah dan udang yang tidak diterima oleh pasaran internasional.

  1. Pemasukan Air

Air tambak dimasukkan menggunakan pipa dan pintu air, tetapi yang terpenting dalam pemsukan air ke kolam harus memakai filter/saringan ganda agar binatang yang ada diluar tidak masuk sehingga tidak mempengaruhi pada pemeliharaan udng. Setelah mengisi tambak biasanya tambak dibiarkan selama 10-15 hari sebelum tebar benur. Jagalah kedalamann iar lebih dari 80 cm dari bagian paling dangkal pada tambak.

  1. Pemberian Pupuk

Pemberian urea yang dilakukan oleh petani dalam 1 ha hanya 15 Kg dan SP 36 15 Kg. Urea ditebar di sekitar kolam sedangkan SP 36 dimasukkan di dalam karung dan digantung di pintu air. Kemudian air yang sudah diberikan urea dan SP 36 dibiarkan selama 15 hari untuk menjaga kualitas air di dalam tambak.

  1. Pengamatan Salinitas Air/Keasinan Air

Sebelum tebar kapur benurterlebih dahulu petani harus melihat keasinan air yang ada di dalam kolam. Kemudian sebelum terima benur petani harus melakukan pengamatan benur. Induk sepai penetasan dan udang diambil yang aktif yaitu yang melawan arus dan harus ada pengecekan PCR test (alat untuk menentukan teridentifikasinya penyakit pada udang) di laborataurium perikanan.

sumber :
https://sonymusic.co.id/seva-mobil-bekas/

jaketkulitgarut

Kembali ke atas