jaketkulitgarut.co.id

Situs jaketkulitgarut.co.id yang membagikan informasi dunia teknologi informasi dan komunikasi , dan beberapa tips menarik.

PERUNDINGAN MALINO 15 JULI 1946

PERUNDINGAN MALINO 15 JULI 1946

                 Perundingan ini membahas tentang rencana pembentukan negara bagian diwilayah Indonesia yang merupakan negara berbentuk federasi.

(Tim MGMP Sejarah Kota Surakarta, hal 43)

  1. PERUNDINGAN GENJATAN SENJATA RI-SEKUTU

                 Perundingan ini dilaksanakan pada 20-30 September 1946 di Jakarta. Indonesia diwakili oleh Jendral Mayor Soedibyo. Indonesia mengajukan 5 usulan kepada sekutu Lord Killearn yang berisi:

  1.               Diadakan genjatan senjata secara total, baik darat, laut, maupun udara.
  2.               Penghentian masuknya pasukan Belanda ke Indonesia

                              iii.              Adanya jaminan bahwa sekutu tiak akan menyerahkan senjata rampasan dari Jepang kepada Belanda.

  1.               Adanya kebebasan memakai jalan raya bagi warga Indonesia.
  2.               Pemulangan orang Jepang, baik militer maupun sipil.

     Usulan ini ditolak sekutu sehingga perundingan ini tidak mencapai hasil.

(Tim MGMP Sejarah Kota Surakarta, hal 43)

  1. PERUNDINGAN LINGGARJATI

                 Perundingan ini dilaksanakan di Linggarjati sebelah selatan Cirebon, Jawa Barat. Indonesia diwakili oleh Perdana Mentri Sutan Syahrir dan Belanda diwakili oleh Van Mook. Hasil perundingan ini ditanda tangani tanggal 25 Maret 1947, yang berisi:

  1. Belanda mengakui kedaulatan RI secara defacto atas Jawa, Sumtra dan Madura. Belanda harus meninggalkan daerah defacto paling lambat tanggal 1 Januri 1949.
  2. RI dan Belanda bekerja sama dalam membentuk RIS, diantara salah satu bagiannya.
  3. RIS dan Belanda bersatu menjadi Uni Indonesia-Belanda dengan Ratu Belanda sebagai kepalanya.

(Tim MGMP Sejarah Kota Surakarta, hal 43)

 

POS-POS TERBARU

jaketkulitgarut

Kembali ke atas