Royalti Freeport Terlalu Kecil

Royalti Freeport Terlalu Kecil

Royalti Freeport Terlalu Kecil

Royalti Freeport Terlalu Kecil
Royalti Freeport Terlalu Kecil

BANDUNG-Menko Kemaritiman dan Sumber Daya, Rizal Ramli

menyatakan royalty yang diterima pemerintah dari Freeport sangat kecil, hanya 1 %. Padahal seharusnya bisa mencapai 7%.

Untuk itu, menurut Ramli, pemerintah akan menuntut perubahan royalty dari perusahaan tambang asal Amerika Serikat PT Freeport Indonesia jika ingin melanjutkan operasi di Papua.

“Kami minta mereka bayar royalti sebesar 6 persen hingga 7 persen,

lalu menyelesaikan masalah limbah dan divestasi saham,” ujarnya di ITB.

Ia mengatakan kecilnya royalty akibat pada saat penandatanganan kerjasama pertama kali, banyak pejabat yang terlibat mudah disuap. Demikian pula saat perpanjangan kontrak baru.

“Yang terjadi, mohon maaf, pejabatnya disogok, sehingga terjadi perpanjangan kontrak yang tidak berubah term-nya sama sekali,” katanya.

Ia meminta agar hal tersebut jangan sampai terjadi lagi

. Sebab itu renegosiasi kontrak dengan Freeport akan menjadi momentum untuk menulis ulang sejarah dalam pengelolaan pertambangan mineral.

Ia juga meminta agar segala kerusakan lingkungan segera diperbaiki oleh Freeport. Dinegara lain, apa yang dilakukan Freeport dengan limbahnya seharusnya bisa dituntut secara hukum. jo

 

Sumber :

https://www.diigo.com/item/note/4x55f/hr3b?k=4e16c06ab16b7199b84536f3c0029686