Sisi Kedahsyatan Tidur Rasulullah SAW

Sisi Kedahsyatan Tidur Rasulullah SAW 

Sisi Kedahsyatan Tidur Rasulullah SAW

Sisi Kedahsyatan Tidur Rasulullah SAW 
Sisi Kedahsyatan Tidur Rasulullah SAW

Ibnu Qayyim

Ibnu Qayyim dalam bukunya Metode Pengobatan Nabi , menyatakan, “Jika kita mampu dan memperhatikan serta dapat mengamalkan pola tidur Rasulullah Saw., niscaya kita bisa memahami dan akan mendapatkan pola tidur yang benar, serta paling bermanfaat untuk badan dan organ tubuh”.

Ibnu Qayyim menambahkan bahwa Rasulullah Saw. tidur dengan memiringkan tubuh ke arah kanan sambil berdzikir kepada Allah Swt. hingga mata beliau terasa berat. Terkadang, beliau memiringkan badannya ke sebelah kiri sebentar, untuk kemudian kembali ke sebelah kanan. Tidur seperti ini merupakan tidur paling efisien.
Dalam hal ini, paling tidak ada dua hal yang dapat kita peroleh:

1. Sisi Ibadah

Rasulullah Saw. adalah manusia paripurna yang bisa memaknai dengan sangat dalam setiap sesuatu yang beliau lakukan. Dalam segala kegiatan dan aktivitasnya, beliau selalu ada nilai ibadah kepada Allah Swt. Inilah perbedaan yang besar dengan sebagian umatnya. Kita sering tidak mampu memaknai kegiatan, sehingga hanya berlalu begitu saja tanpa makna apa pun yang bisa kita dapatkan.

Bagi sebagai orang, tidur hanya sebatas cara untuk mengistirahatkan tubuh dari kepenatan, serta kepadatan aktivitas, sehingga dalam tidur tidak dapat membuat akna yang lebih. Bahkan, kita sering melakukan aktivitas tidur tidak memberikan dampak apa-apa, misalnya kesehatan. Berbeda dengan Rasulullah Saw. yang menjadikan tidur sebagai sebuah media untuk ibadah kepada Allah Swt. dan menjadikan tidur untuk mengumpulkan energi agar dapat melanjutkan aktivitas yang bermanfaat bagi segenap manusia.

Semestinya kita mengambil pelajaran dari semua yang lilakukan oleh Rasulullah Saw. agar setiap aktivitas tidur kita menuai pahala dan bernilai ibadah kepada Allah Swt.

2. Sisi Kesehatan

Sisi kesehatan tidak menjadi perhatian utama pada sebagai besar kita, padahal dalam tidur kita bisa menuai kesehatan yang sangat bermakna bagi kebugaran tubuh. Sementara itu, Rasulullah Saw. mampu membuat tidur sebagai media untuk mendapatkan kesehatan. Hal ini iapat kita lihat dari beberapa hal yang telah disebutkan. Dengan cara tidur yang demikian, beliau telah membantu kita untuk mendapatkan kualitas tidur yang nenyebabkan kita terhindar dan berbagai penyakit.

Sikap Yang Baik

Sikap hidup yang baik adalah selalu berusaha untuk mencegah penyakit daripada menyembuhkan. Saat penyakit itu telah menimpa kita. Maka, semua yang dipraktikkan oleh Rasulullah Saw. dalam pola tidur beliau, banyak memberikan informasi untuk tidur yang bisa meraup kesehatan. Kita berhak untuk mendapatkan kesehatan itu, namun tergantung pada kita, mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari atau tidak.

Itulah Sisi Kedahsyatan Tidur Rasulullah SAW , semoga Allah senantiasa memberikan kekuatan kepada kita untuk dapat meniru perilaku kanjeng Nabi SAW. Amiin.

Sumber: https://www.dutadakwah.co.id/doa-sholat-dhuha-niat-dan-tata-caranya/