jaketkulitgarut.co.id

Situs jaketkulitgarut.co.id yang membagikan informasi dunia teknologi informasi dan komunikasi , dan beberapa tips menarik.

Tahap-tahap pengelolaan dan pelaksanaan prose belajar mengajar

Tahap-tahap pengelolaan dan pelaksanaan prose belajar mengajar

  1. Perencanaan
  2. Menetapkan apa yang akan dilakukan, kapan dan bagaimana melaksanakannya.
  3. Membatasi sasaran dan menetapkan pelaksanaan kerja untuk mencapai hasil yang maksimal melalui penentuan target.
  4. Mengembangkan alternatif-alternatif.
  5. Mengumpulkan dan menganalisis informasi.
  6. Mempersiapkan dan mengkomunikasikan rencana-rencana dari keputusan.

Konsep perencanaan pengajaran dapat dilihat dari berbagai sudut pandang:

  1. Perencanaan pengajaran sebagai teknologo, yaitu rencana yang mendorong penggunaan teknik-teknik yang dapat mengembangkan tingkah laku kognitif atau teori-teori konstruktif terhadap solusi dan problem-problem untuk menggerakkan pembelajaran.
  2. Perencanaan pengajaran sebagai sebuah sistem, yaitu sebuah susunan dari sumber-sumber dan prosedur-prosedur untuk menggerakkan pembelajaran.
  3. Perencanaan pengajaran sebagai suatu disiplin, yaitu cabang dari pengetahuan yang selalu memperhatikan hasil-hasil penelitian dan teori tentang strategi pengajaran dan implementasinya terhadap strategi tersebut.
  4. Perencanaan pengajaran sebagai sebuah sain, yaitu mengkreasikan secara detail spesifikasi pengembangan, implementasi, evaluasi dan pemeliharaan situasi maupun fasilitas pembelajaran terhadap unit-unit yang luas maupun yang lebih sempit dari materi pembelajaran.
  5. Perencanaan pengajaran sebagai sebuah proses, yaitu pengembangan pengajaran secara sitematis yang digunakan secara khusus atas dasar teori-teori pembelajaran dan pengajaran untuk menjamin kualitas pembelajaran.
  6. Perencanaan pengajaran sebagai sebuah realitas, yaitu ide pengajaran dikembangkan dengan memberi hubungan pengajaran dari waktu ke waktu dalam sebuah proses.
  7.  Pengorganisasian.

  8. Menyediakan fasilitas, perlengkapan dan tenaga kerja yang diperlukan untuk menyusun keangka yang efisien dalam melaksanakan rencana-rencana melalui suatu proses penetapan kerja yang diperlukan untuk menyelesaikannya.
  9. Mengelompokkan komponen kerja kedalam struktur organisasi secara teratur.
  10. Membentuk struktur wewenang dan mekanisme koordinasi.
  11. Merumuskan dan menetapkan metode dan prosedur.
  12. Memilih, mengadakan pelatihan dari pendidikan tenaga kerja serta mencari sumber-sumber lain yang diperlukan.

baca juga :

jaketkulitgarut

Kembali ke atas