jaketkulitgarut.co.id

Situs jaketkulitgarut.co.id yang membagikan informasi dunia teknologi informasi dan komunikasi , dan beberapa tips menarik.

Tahapan Mediasi

Tahapan Mediasi

Tahapan Mediasi

  1. Tahap Pendahuluan (Preliminary)

    1. Dibutuhkan suatu proses “pemahaman‟ yang cukup sebelum suatu proses mediasi dimulai misalnya; apa yang menjadi sengketa?
    2. konsultasi dengan para pihak tentang tempat dan waktu mediasi, identitas pihak yang hadir, aturan tempat duduk, dan sebagainya.

  2. Sambutan Mediator
    • Menerangkan urutan
    • Meyakinkan para pihak yang masih
    • Menerangkan peran mediator dan para
    • Menegaskan bahwa para pihak yang bersengketalah yang berwenang untuk mengambil
    • Menyusun aturan dasar dalam menjalankan
    • Memberi kesempatan mediator untuk membangun kepercayaan dan menunjukkan kendali atas
    • Mengonfirmasi komitmen para pihak terhadap

  1. Presentasi Para Pihak
    • Setiap pihak diberi kesempatan  untuk menjelaskan permasalahannya kepada mediator secara
    • Tujuan dari presentasi ini adalah untuk memberikan kesempatan kepada para pihak untuk mendengan sejak dini, dan juga memberi kesempatan setiap pihak mendengarkan permasalahan dari pihak lainnya secara
    • Who first? Who desides?

  2. Identifikasi Hal-hal yang Sudah Disepakati

Salah satu peran penting bagi mediator adalah mengidentifikasi hal-hal yan telah disepakati antara para pihak sebagai landasan untuk melanjutkan proses negosisasi.


  1. Mendefinisikan dan Mengurutkan Permasalahan

Mediator perlu membuat suatu “struktur” dalam pertemuan mediasi yang meliputi masalah-masalah yang sedang diperselisihkan dan sedangberkembang. Dikonsultasikan dengan para pihak, sehingga tersusun daftar permasalahan menjadi suatu agenda.


  1. Negosiasi dan pembuatan Keputusan
    • Tahap negosiasi yang biasanya merupakan waktu alokasi terbesar.
    • Dalam model klasik (Directing the traffic), mediator berperan untuk menjaga urutan, struktur mencatat kesepahaman, reframe dan meringkas, dan sekali-kali mengintervensikan membantu proses
    • Pada model yang lain (Driving the bus), mediator mengatur arah pembicaraan, terlibat dengan mengajukan pertanyaan kepada para pihak dan wakilnya.

  2. Pertemuan Terpisah
    • Untuk menggali permasalahan yang belum terungkap dan dianggap penting guna tercapainya
    • Untuk memberikan suasana dinamis pada proses negosiasi bila ditemui jalan buntu
    • Menjalankan tes realitas terhadap para pihak.
    • Untuk menghindarkan kecenderungan mempertahankan pendapat para pihak pada join
    • Untuk mengingatkan kembali atas hal-hal yang telah dicapai dalam proses ini dan mempertimbangkan akibat bila tidak tercapai kesepakatan.

  3. Pembuatan Keputusan Akhir
    • Para pihak dikumpulkan kembali guna mengadakan negosiasi akhir, dan menyelesaikan beberapa hal dengan lebih rinci.
    • Mediator berperan untuk memastikan bahwa seluruh permasalahan telah dibahas, di mana para pihak.

Sumber: https://www.loljam.com/high-speed-apk/

jaketkulitgarut

Kembali ke atas