jaketkulitgarut.co.id

Situs jaketkulitgarut.co.id yang membagikan informasi dunia teknologi informasi dan komunikasi , dan beberapa tips menarik.

Teknik Pengumpulan Data

Teknik Pengumpulan Data

Untuk memperoleh data dalam penyusunan skripsi ini, dipergunakan teknik pengumpulan data sebagai berikut:
Observasi (Pengamatan)
Yaitu melakukan pengamatan tentang prosedur asuransi Commlife Max secara langsung di PT. Commenwealth Life untuk mengetahui aplikasi dari asuransi Commlife Max untuk pelanggan telkomsel cash (T-Cash)
Interview (Wawancara)
Yaitu suatu proses Tanya jawab secara lisan dimana dua orang mengadakan Tanya jawab secara langsung terhadap orang-orang yang menjadi anggota dan petugas di asuransi Commlife max.
Dokumentasi (kajian Pustaka)
Yaitu pengumpulan data dengan cara memperoleh dari kepustakaan di mana penulis mendapat teori-teori dan pendapat ahli serta beberapa buku referensi yang ada hubungannya dengan masalah yang akan di bahas.
Teknik Analisis Data
Adapun metode yang digunakan untuk menganalisis data penelitian ini adalah Deskriptif Analitik yakni dengan menggambarkan dan menguraikan tentang aplikasi asuransi Commlife Max yang akan dikaitkan dengan hukum Islam yang kemudian akan diambil kesimpulan.
Sedangkan data yang diambil dari penilitian ini adalah kualitatif yakni prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau perkataan dari orang-orang yang dapat dianalisis dengan cara berfikir deduktif, dengan menggambarkan tentang asuransi secara umum lalu membahas tentang asuransi Commlife Max yang terjadi di lapangan lalu dikaitkan dengan hukum Islam dan kemudian diambil kesimpulan.
Sistematika Pembahasan
Untuk lebih memudahkan dan memahami serta mempelajari dalam penulisan ini, maka perlu dilakukan sistematika pembahasan sebagai berikut:
BAB I : Berisi pendahuluan yang memuat uraian tentang latar belakang masalah, identifikasi masalah, pembatasan masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, kegunaan penelitian, hasil penelitian, definisi operasional, metode penelitian dan sistematika pembahasan.
BAB II : Dalam bab ini akan diuraikan tentang asuransi menurut hukum Islam yang meliputi pengertian asuransi, sejarah lahirnya asuransi, dasar hukum asuransi, akad asuransi, pendapat ulama’ tentang asuransi, rukun dan syarat asuransi, manfaat dan resiko asuransi, prinsip dan azas asuransi jiwa syari’ah (life insurance),dan konsep asuransi syari’ah.
BAB III : Dalam bab ini membahas tentang aplikasi asuransi Commlife Max untuk pelanggan Telkomsel Cash yang meliputi gambaran umum asuransi Commlife Max, profil perusahaan asuransi Commlife Max, struktur organisasi,  visi perusahaan, latar belakang, ketentuan umum polis asuransi
BAB IV : Bab ini membahas tentang aplikasi asuransi Commlife Max dan bagaimana analisisnya menurut hukum Islam.
BAB V :  Penutup yang mencakup kesimpulan dan saran.
BAB II

ASURANSI MENURUT HUKUM ISLAM

Pengertian Asuransi
Istilah asuransi dalam perkembangannya di Indonesia berasal dari bahasa Belanda yaitu assurantie, yang dalam hukum Belanda disebut Verzekering yang artinya pertanggungan._ Dari peristilahan assurantie kemudian timbul istilah assuradeur bagi penanggung dan geassureerde bagi tertanggung._
Dalam Kitab Undang-Undang Hukum Dagang bab 9 ps. 246 tentang Asuransi atau pertanggungan seumumnya dijelaskan bahwa asuransi adalah suatu perjanjian yang dengan perjanjian tersebut penanggung mengikatkan diri kepada seseorang tertanggung untuk memberikan penggantian kepadanya karena suatu kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan yang mungkin dideritanya karena suatu peristiwa yang tidak tertentu. _
Secara baku, definisi asuransi di Indonesia telah ditetapkan dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 1992 tentang Usaha Perasuransian._Yang dimaksud asuransi atau pertanggungan adalah perjanjian antara dua pihak atau lebih, di mana pihak penanggung mengikatkan diri kepada tertanggung, dengan menerima premi asuransi, untuk memberikan penggantian kepada tertanggung karena kerugian, kerusakan, atau kehilangan keuntungan yang diharapkan. Atau, tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga yang mungkin akan diderita tertanggung, yang timbul dari suatu peristiwa yang tidak pasti, atau untuk memberikan suatu pembayaran yang didasarkan atas meninggal atau hidupnya seseorang yang dipertanggungkan. Sedangkan ruang lingkup usaha asuransi yaitu usaha jasa keuangan dengan menghimpun dana dari masyarakat melalui pengumpulan premi asuransi, memberikan perlindungan kepada anggota masyarakat pemakai jasa asuransi terhadap kemungkinan timbulnya kerugian karena suatu peristiwa yang tidak pasti atau terhadap hidup atau meninggalnya seseorang.
Di Indonesia, asuransi Islam sering dikenal dengan istilah takaful. Sedangkan dalam bahasa Arab asuransi disebut mu‘amman, penanggung disebut mu‘ammi>n, sedangkan tertanggung disebut mu‘amman lahu atau musta‘mi>n. At-ta’mi>n diambil dari kata amana yang artinya member perlindungan, ketenangan, rasa aman, dan bebas dari rasa takut. Sebagaimana yang disebut dalam firman Allah swt :
baca juga ;
baca juga :

jaketkulitgarut

Kembali ke atas