jaketkulitgarut.co.id

Situs jaketkulitgarut.co.id yang membagikan informasi dunia teknologi informasi dan komunikasi , dan beberapa tips menarik.

Tugas dan Bidang Kegiatan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS)

Tugas dan Bidang Kegiatan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS)

Tugas dan Bidang Kegiatan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS)

            Tugas dan kewajiban utama OSIS ialah membantu mengusahakan kelancaran pelaksanaan program pengajaran dan pembinaan generasi muda di sekolah. Hampir keseluruhan usaha ini dilaksanakan lewat berbagai kegiatan ekstrakurikuler. Segi-segi pembinaan generasi muda ini meliputi beberapa hal berikut.

  1. Mempertinggi moral dan etik
  2. Merperdalam kesadaran rasa kebangsaan
  3. Merperdaalam rasa cinta tanah air dan lingkungan
  4. Memajukan kesenian
  5. Memajukan olahraga
  6. Mengobarkan semangat belajar dan bekerja keras
  7. Menggiatkan pengamdian kepada masyarakat
  8. Menggiatkan usaha-usaha sosial
  1. Pengelolaan Layanan Khusus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS)

  2. Planning

      Proses pertama ditahap ini adalah perekrutan pengurus OSIS dengan melihat dari segi kepemimpinan, akademik, percaya ndiri, pemecahan masalah, program kerja, dan mental. Kegiatan ini dihadiri oleh kepala sekolah, Pembina osis, waka kesiswaan, dan guru. Kepengurusan OSIS selalu diganti setiap tahun melalui mekanisme tertentu. Ada sistem pemiliha sebagaimana pemilu dengan kotak dan surat suara, kampanye mologis dan dialogis, pemaparan visi misi dan program kerja. Sampai ke model pemilihan sederhana dengan mengenalkan para calon ketua OSIS yang berorasi 3-5 menit ke setiap kelas, kemudian para siswa di kelas memilih dengan cara menulis di kertas suara. Ada juga sistem rekrutmen pengurus OSIS berdasarkan intervensi (campur tangan) pihak sekolah. Yaitu kepala sekolah, Pembina OSIS atau waka kesiswaan sudah menentukan siapa-siapa yang berhak dan boleh menjadi ketua dan pegurus OSIS tanpa harus memelui sistem pemilihan langsung.

      Proses kedua adalah penyusuna program kerja OSIS yang melibatkan kepala sekolah, Pembina OSIS, waka kesiswaan, pengurus haria, dan coordinator setiap bidang. Program kerja merupakan rencana kegiatan dan acuan utuk melaksanakan suatu kegiatan. OSIS sebagai suatu organisasi juga harus memiliki kegiatan yang telah terprogram agar seluruh aktivitas OSIS dapat terarah sesuai dengan program yang telah dirumuska. Mengawali masa kepengurusannya, OSIS akan menyusun program kerja dengan mekanisme sebagaimana berikut.

  1. a)OSIS membahas program kerja dengan semua ekstraknurikuler
  2. b)OSIS mengolah usulan kegiatan tersebut menjadi rancangan program kerja.
  3. c)Rancangan program kerja tersebut disosialisasikan kembali kepada seluruh siswa untuk mendapatkan masukan dan dikritisi lebih lanjut.
  4. d)OSIS kembali mengolah rancangan program tersebut dalam rapat kerja OSIS untuk menjadi program kerja.
  5. e)Program kerja tersebut kemudian disosialisasikan kepada seluruh siswa untuk kembali dikritisi bersama sehinggan menjadi program kerja yang pasti.
  6. f)   Program kerja tersebut diajukan ke MPK, setelah itu diserahkan ke Pembina OSIS, kemudian diserahkan kepada waka kesiswaan, sesudah itu baru bisa diserahkan kepada kepala untuk disahkan.

            Pada prinsipnya siapapun boleh dan bisa jadi ketua dan pengurus OSIS. Namun mengingat tugas dan tanggung jawab pengurus OSIS cukup berat, maka diperlukan seleksi untuk menentukan siapa saja yang boleh dan berhak jadi pengurus OSIS. Seleksi ini penting karena citra baik sebuah sekolah juga tergantung pada image yang dibangu oleh para pengurus OSIS melalui kegiatan yang mereka rancang dan lakukan. Misalnya yang boleh jadi pengurus adalah kelas XI yang minimal 3 kali pernah mengikuti kegiatan kepanitiaan OSIS. Siswa elas XII tidak dilibatkan lagi dalam kepengurusan OSIS dengan pertimbagan mereka sedan berkonsentrasi pada persiapan menghadapi ujian nasional. Berikut adalah tata cara pemilihan perwakilan kelas dan pemilihan pengurus OSIS.

baca juga :

jaketkulitgarut

Kembali ke atas